5 Makanan Khas Malang yang Tidak Boleh Anda Lewatkan

December 30, 2018

Pernah singgah ke Kota Malang? Duh pastinya banyak makanan khas Malang yang bisa anda cicipi ketika mampir disana. Mulai dari makanan berat hingga makanan ringan memang ada di Malang. Jadi tidak ada salahnya untuk berburu kuliner ketika anda  sedang berada di Malang.

Selain mmiliki banyak tempat wisata, Malang juga terkenal dengan kulinernya yang unik dan menggugah selera. Anda mungkin masih tidak terlalu hafal dengan aneka makanan khas Malang yang ada saat ini, jadi coba saja kita lihat informasi selengkapnya berikut ini.

1. Bakso
bakso
image: keeprecipes.com

Makanan khas Malang yang pertama dan tidak boleh anda lewatkan adalah bakso. Bakso merupakan daging yang dibentuk bundar yang dicampur dengan kuah kaldu yang rasanya sangat menggugah selera, jadi pasti anda akan puas makan bakso ini.

Meskipun di tempat lain ada bakso, tetapi di Malang sendiri baksonya sangat khas sekali, ada tambahan bihun dan kuah yang kental. Biasanya di Kota lain baksonya itu tidak terlalu memiliki kuah kental, sedangkan di Malang baksonya itu kental dengan kaldu.

2. Sego Goreng Mawut
sego goreng mawut
image: resepnusantara.id

Namanya memang unik dan aneh, tetapi rasanya lezat seperti nasi goreng biasanya yang diberi tambahan telur, daging dan lainnya. Meskipun sama-sama nasi goreng, tetapi rasanya memang agak beda dengan nasi goreng lainnya.

Anda wajib coba, karena nasi goreng mawut ini citarasanya sangatlah tinggi, pasti akan memanjakan lidah anda. Nasi goreng mawut ini disajikan dengan sayuran dan acar yang akan membuat rasa nasi goreng mawut menjadi lebih spesial.

3. Tahu Campur
tahu campur

Bukan hanya bakso dan nasi goreng mawut saja yang wajib anda coba di Malang, ternyata ada tahu campur yang rasanya mantap sekali. Biasanya makanan ini disajikan dengan tambahan makanan seperti sop daging sapi, perkedel singkong, taoge segar, mie kuning, selada air, dan tahu yang ada di dalamnya.

Jadi rasanya pasti joss, karena terdapat banyak bahan makanan yang masuk dan membuatnya jadi kaya rasa. Anda yang ingin makan makanan ini bisa langsung cuss ke Malang, rasakan nikmatnya masakan tahu campur khas Malang.

4. Mendol
mendol tempe
image: dictio.id

Mendol memang hampir sama rupa nya dengan Combro, tetapi nyatanya mendol ini terbuat dari makanan campuran dari tempe. Makanan ini sendiri dicampur dengan berbagai bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, dan bumbu lainnya.

Makanan ini dimakan bersama tempe yang dibentuk menyerupai combro, dari bentuknya saja sudah langsung ingin memakannya. Jadi tidak heran jika anda akan ketagihan makan combro, cobalah untuk mencari combro di Malang.

5. Angsle Malang
angsle
image: kooliner.com

Pernah makan Angsle? Jadi angsle itu apa sih? Ternyata Angsle adalah es yang isinya berupa roti, kacang tanah yang disangrai dan kacang hijau. Ada tambahan es di dalamnya membuat angsle terasa begitu nikmat.

Meskipun angsle bisa dimakan dalam bentuk hangat, tetapi angsle yang dingin lebih banyak disukai selama ini. Jadi tidak heran jika angsle menjadi makanan khas Malang yang menjadi primadona sampai saat ini.

Cobalah untuk makan angsle yang didalamnya diberi tambahan petulo, atau putu mayang, ada tape dan ketan putih kukus juga. Tambahan mutiara di dalamnya membuat rasa kenyalnya semakin bertambah, jadi rasanya makin enak.

Itulah informasi tentang 5 makanan khas Malang yang tidak boleh anda lewatkan ketika anda mampir di Kota yang sejuk ini. Anda harus mencoba mencicipi makanan khas Malang yang ada di atas, karena rasanya istimewa sekali.

4 Strategi Terbaik Menjadi Resseler Sukses

December 21, 2018

Menjadi seorang resseler merupakan salah satu pekerjaan yang bisa digeluti oleh banyak orang, mulai dari ibu-ibu, mahasiswa, bahkan pelajar pun dapat melakukan nya. Terlebih masyarakat saat ini lebih memilih berbelanja online dari pada harus antri dan pergi ke toko. Tentu bisnis online menjadi hal yang cukup menjanjikan untuk di jalankan di era modern seperti saat ini.

Reseller online mampu mendatangkan keuntungan besar dengan risiko yang cukup kecil. Bahkan untuk memulai bisnis online tersebut bisa dimulai dengan modal yang tidak banyak. Untuk menjadi reseller hanya perlu mengetahui harga pokok dari produk yang sudah ditentukan oleh produsen. Terkadang beberapa produsen juga sudah menetapkan harga rekomendasi untuk para reseller nya. Jadi yang harus dilakukan adalah menyusun strategi untuk menjalankan bisnis tersebut.

Jangan dulu berpikir akan sukses atau tidak, tapi pikirkan dulu bagaimana menyelesaikan tahapan-tahapan dengan benar. Layaknya menjadi dewasa, anda memerlukan fase-fase untuk berkembang dan tumbuh. Amati bisnis nya seperti bayi mengamati orang tua nya, pelajari detailnya seperti remaja dibangku sekolah atau perkualiahan, dan terakhir lakukan. Tak lupa pula ingatlah Tuhan sebagai pemberi rezeki yang selalu mengawasi anda.

Untuk mendukung fase-fase tersebut, strategi menjadi perlu untuk dipikirkan dan disusun. Beberapa startegi berikut ini mungkin akan membantu dalam meraih kesuksesan sebagai resseller online. Lalu apa saja strategi nya? Berikut ulasan nya.
resseler sukses

1. Memilih Satu Produk

Untuk memulai sebuah bisnis online alangkah lebih baiknya jika anda fokus pada satu produk saja. Pilih produk yang ingin kamu jual kemudian publikasikan produk itu dengan tuntas dan terstruktur.

Karena hanya memiliki satu produk maka anda bisa lebih fokus dan tidak akan timpang tindih dengan produk lain sehingga ketika ada yang tertarik dan terjadi penjualan produk maka tidak akan rumit secara administratif. Cara melakukan promosinya pun jelas karena sudah menghafal deskripsi produk di luar kepala.

2. Menentukan Jumlah Pembelian yang Optimal

Jika ingin menjual produk dengan cara reseller dalam sebuah bisnis online umumnya anda harus melakukan pembelian minimal dengan jumlah yang telah ditentukan oleh produk. Tentu saja dengan begitu anda akan mendapatkan harga yang lebih murah dan layak untuk di jual kembali.

Laba yang didapatkan pun jelas, per satuan produk sudah ketahuan berapa marginnya. Operasionalnya pun sederhana, anda hanya tinggal membeli sejumlah barang kepada supplier yang digunakan sebagai stok anda.

Kemudian anda hanya tinggal mempromosikan melalui website maupun media sosial milik anda agar stok barang anda bisa cepat habis. Umumnya menjadi reseller akan mendapatkan harga yang lebih murah dari supplier dibanding jika menjadi dropshiper.

3. Berpromosi

Hal terpenting yang harus dilakukan dalam berbisnis online tentunya dengan melakukan sebuah promosi. Jika anda tidak berpromosi maka stok barang yang anda miliki akan menumpuk dan menjadikan anda rugi.

Karena itu, dari melakukan bisnis online anda bisa belajar membuat iklan berbayar untuk merangkul konsumen yang lebih luas. Di awal melakukan promosi biasanya bisa terjadi sedikit kerugian alias biaya iklan lebih besar daripada laba yang didapatkan. Namun lama kelamaan proses akan membentuk pengalaman baru sehingga anda akan mengerti formula yang tepat untuk promosi
produk.

4. Mengoptimalkan jaringan yang dimiliki

Memiliki jejaring pertemanan yang luas, atau memiliki banyak followers aktif di akun sosial media bisa sangat bermanfaat untuk prospek penjualan. Karena semakin banyak yang mengetahui bisnis online kita maka akan semakin banyak pula orang yang melihat iklan anda, dengan begitu orang-orang juga akan mulai tertarik membeli produk anda.

5 Oleh-oleh yang Wajib Dibeli Ketika Berkunjung ke Kota Makassar

December 16, 2018

Musim liburan akhir tahun merupakan waktu liburan yang tepat untuk berkunjung ke luar kota. Selain tidak mengeluarkan banyak biaya, tempat-tempat di penjuru Indonesia juga tidak kalah eksotis dari wisata luar negeri. Tidak hanya menikmati wisata alam, mencicipi kuliner menjadi salah satu agenda penting dalam liburan akhir tahun.

Tempat yang cocok untuk berlibur adalah kota yang memiliki banyak oleh-olehnya. Bukan Pulau Jawa bukan pula Pulau Sumatera, tetapi kita akan bergeser sedikit ke Indonesia Timur.

Salah satu kota di Indonesia yang memiliki oleh-oleh enak adalah Kota Makassar. Tidak afdol rasanya apabila berkunjung ke Kota Makassar tidak membawa oleh-oleh untuk keluarga, tetangga, dan sanak saudara. Maka dari itu, sisihkan sedikit waktu dan uang anda untuk membeli dan membagikannya ketika pulang nanti.

Sebenarnya ada banyak oleh-oleh yang bisa dibeli ketika berkunjung ke Makassar, namun beberapa makanan berikut ini akan mewakili nikmatnya makanan dari Makassar.

1. Kue Kurma
kue kering kurma
image: menuresepkue.com

Apakah anda sudah pernah mencicipi kue kurma? Ternyata makanan yang satu ini banyak dijual ketika di bulan puasa. Tetapi bukan tidak mungkin anda bisa menemukan nya dengan mudah ketika di bulan biasa seperti ini.

Kue ini tidak mengandung kurma sama sekali, tetapi diberi nama kue kurma karena bentuknya yang menyerupai kurma. Bahan yang digunakan untuk membuat kue kurma ini adalah tepung terigu, telur, mentega, dan maizena.

Kemudian kue kurma ini diber baluran saus karamel sehingga sekilas warnanya hampir mirip dengan kurma. Setelah diberi balutan karamel, taburkan potongan kacang diatasnya, dan akan terlihat bahwa kue kurma ini lebih manis bentuknya.

2. Otak-Otak Ikan
otak otak ikan makassar
image: dimasprakoso.com

Sangat mudah untuk menemukan otak-otak ikan ini di Makassar, karena makanan khas makassar ini banyak dijual sebagai oleh-oleh khas. Anda bisa membelinya di pedagang dengan harga yang cukup murah, jadi cobalah untuk mencarinya.

Anda sebaiknya membeli otak-otak dalam keadaan mentah saja jika memang ingin dibawa sebagai
oleh-oleh. Lalu ketika sampai, anda tidak boleh lupa untuk segera memanggangnya agar tidak rusak, dan rasanya tetap nikmat.

3. Kerupuk Jintan
kerupuk jintan
image: tempatnongkrongasik.com

Kerupuk jintan sendiri merupakan makanan ringan dengan rasa khas yang tidak kalah enak dengan makanan khas lainnya. Anda yang berkunjung ke Makassar rasanya tidak lengkap jika tidak membeli oleh-oleh kerupuk jintan ini.

Rasanya seperti kue kering, tetapi makanan ini teksturnya sangat renyah dan seperti kerupuk pada umumnya. Ada tambahan jintan hitam di dalam adonan kerupuk ini, sehingga rasanya jauh lebih gurih dan sedap, dan sangat cocok dikonsumsi sebagai camilan.

4. Baruasa
baruasa
image: cookpad.com

Makanan yang satu ini terlihat dari bentuknya seperti biskuit bayi, tetapi itu hanya penampilan nya saja. Karena sebenarnya kue ini adalah kue kering yang bisa dikonsumsi berbagai usia, karena Baruasa ini disajikan sebagai pilihan oleh-oleh yang rasanya enak.

Harganya juga sangat terjangkau, jadi sangat cocok untuk dibeli dalam jumlah banyak dan dibagikan dengan keluarga di rumah. Kue ini terbuat dari tepung beras, kelapa parut, dan telur yang bau nya sangatlah harum dan nikmat rasanya.

5. Abon Raos
abon raos
image: idetraveling.com

Abon pastinya sudah banyak dijual dimana-mana, tetapi tahukah anda bahwa ternyata abon sendiri merupakan oleh-oleh yang wajib anda beli dari Makassar. Karena rasa dari abon raos sendiri sangatlah unik, karena terbuat dari daging sapi asli.

Rasanya sangat nendang dan enak, bahkan abon ini bisa digunakan sebagai bahan campuran kue atau roti. Tetapi ada juga yang makan abon ini dengan nasi putih yang masih hangat, karena rasanya memang lezat dijadikan lauk.

Tidak ada salahnya untuk membawakan keluarga di rumah abon raos ini. Harganya sangat terjangkau dan anda bisa membelinya di toko camilan khas Makassar.

Itulah informasi tentang 5 oleh-oleh khas Makassar yang wajib dibeli ketika berkunjung kesana. Bagaimana, apakah anda ingin membeli makanan di atas? Yuk coba mampir ke Makassar dulu.

BUKTI

December 12, 2018

“Lo ingat gak anak perempuan yang tinggal di samping rumah lo 10 tahun lalu?” Kini ia bertanya kepada laki-laki disebrangnya, tampak tak peduli ia terus menyeruput es teh yang baru saja ia beli dari kantin Mbok Iwa.

“10 tahun lalu? Gila lo ya, anak umur 7 tahun mana bisa ingat semuanya. Jangankan anak perempuan yang lo ceritain, kawan sebangku SD gua aja lupa. Aneh-aneh deh lo mah” Laki-laki itu menatap heran teman disebrangnya. “Eh tapi tunggu, kenapa tiba-tiba nanyain begituan?” sempat acuh, kini laki-laki itu mencoba penasaran.

“Gapapa si tanya aja, kok akhir-akhir ini kepikiran” Ia menjawab santai pertanyaan temannya itu.

“Yeee kutil kuda, kirain apaan. Muka lo udah serius gitu kirain kenapa, nanti coba gua inget deh”

“Mbok, nasi goreng dua dong laper nih.” Lanjutnya

“Siap bro tunggu sebentar ya” Perempuan yang biasa dipanggil Mbok Iwa inipun mengiyakan pesanan dari kedua laki-laki tersebut. Jika kalian penasaran Mbok Iwa adalah salah satu pedagang di kantin tempat kedua laki-laki tersebut bersekolah. Meskipun terlihat kuno, namun Mbok Iwa cukup gaul dikalangan anak SMA tempatnya berdagang. Contohnya saja ia memanggil anak-anak dengan sebutan bro, sist, bahkan terkadang cui. Unik, bukan?

Rananda Ilham Rusmana, atau biasa dipanggil Ilham ini adalah siswa kelas 12 di salah satu SMA di sebuah daerah, entah siapa anak perempuan 10 tahun lalu yang ia bahas bersama temannya di kantin kala itu. Ilham anak yang bisa kubilang ia pendiam, atau bisa kalian sebut introvert bahasa kerennya. Bukannya tak mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, apalagi untuk pilih pilih teman bukan seperti itu alasannya. Mungkin itu memang sudah wataknya. Tak heran ia hanya akrab dengan Joceva Alintar. Kalau kalian susah menyebutnya, panggil saja Lintar, bahkan teman-temannya lebih sering menyebutnya Burjo, konon katanya Burjo adalah nama ayah Lintar. Tapi menurut Ilham, nama ayahnya Burhan, entahlah mana yang benar. Ia lah yang ditanyai Ilham tentang ingatan perempuan 10 tahun lalu. Memang, mereka sudah berteman sejak kecil, bisa dibilang mereka tumbuh bersama. Tinggal di lingkungan yang sama bahkan bersekolahpun di sekolah yang sama, meski tak satu kelas.

“Oh sekarang gua inget!” tiba-tiba Lintar menghentikan langkahnya, sontak Ilham pun mengikuti

“Inget apaan?” tak mengerti maksud perkataan Lintar, ia menghadapkan tubuhnya ke arah laki-laki tinggi disebelahnya

“Anak perempuan 10 tahun lalu, dia tetangga di samping rumah gua kan? Terus entah kenapa keluarganya pindah tanpa ada pemberitahuan ke warga kampung. Katanya si rumahnya disita bank karena terlilit hutang, bener kan?” sambil mengingat-ingat Lintar terus saja berbicara memastikan setiap ingatan yang ia temukan dipikirannya.

“Ho’oh”

“Kok cuma ho’oh, emang ada apa? Kok random banget bisa inget dia, siapa si namanya kok lupa” teman disampingnya, perlahan berjalan meninggalkan Lintar “woi tunggu kenapa” lanjutnya.

-----OoO-----

Hari itu hari Minggu, Ilham tak sengaja melihat perempuan menuju rumah yang diceritakan Lintar, rumah perempuan yang ditinggalkan tanpa sebab tersebut. Awalnya ia tak penasaran, namun melihat gerak-geriknya yang mengendap-endap, Ilham pun berhenti memerhatikannya. Terlihat ia keluar masuk ruangan di setiap rumah karena tak ada lagi gorden yang menutupi setiap jendela di rumah itu, dan juga tak ada cahaya. Ia hanya masuk bermodalkan senter yang dibawanya. Semenjak kepergiannya, tak ada lagi yang menempati rumah itu. Dan aku makin yakin kalau sebenarnya rumah itu tidak disita bank menurut rumor yang beredar. Melainkan, ada cerita lain.

Tanpa sepengetahuan Ilham perempuan itu keluar dari gerbang rumah dengan terburu-buru, hingga ia menjatuhkan bungkusan kertas yang digenggamnya. Ilham mengambilnya dan mengejar perempuan itu seraya memanggilnya

“Hey… hey” bukan hey tayo ya pembaca.

“Hey tunggu” anehnya semakin dikejar, perempuan itu semakin terburu-buru

“Hey, kamu menjatuhkan ini” Ilham menggait tangannya, ia pun berhenti.

“Terima kasih” tak menengok Ilham sekalipun, perempuan itu pergi dengan langkah
menderu.

“Aneh deh, kayak habis maling aja, apa dia pemilik rumah yang lama ya? Oh iya, lupa harusnya mau kasih barang yang ia tinggalin waktu itu. Ah tapi sudah jauh kalau mau dipanggil. Mungkin besok dia balik lagi” sembari mengernyitkan dahinya, Ilham benar-benar kebingungan dengan situasi malam itu, namun ia teringat akan suatu barang. Barang? Barang apa? Sebenarnya ia keluar untuk membeli karton untuk mengerjakan tugas Matematika pemberian Bu Lidya, wali kelasnya. Setelah membeli apa yang ia perlukan, ia kembali ke rumahnya melewati jalan tadi.

“Darimana malam-malam?” entah dari mana datangnya suara itu

“Gila bikin kaget aja, lo sendiri ngapain malam-malam gini?” rupanya itu suara Burjo, alias Lintar

“Nih gua juga sama nyari karton”

“Emang rumah di samping rumah lo sudah ada pemilik barunya ya?” Ilham bertanya

“Kurang tahu deh,kayaknya belum orang rumahnya juga masih kosong gitu ga ada perabotan” Lintar menjawab yakin pertanyaan Ilham “Kenapa si?” lanjutnya

“Anak perempuan yang tinggal di rumah itu, masih inget ga gimana wajahnya?” Ilham meng-stop langkah Lintar. Namun, ia hanya mengangkat kedua bahunya, tanda tak tahu.

“Namanya ge lupa” lanjutnya

“Dia pernah main bareng kita kan ya? bareng anak kampung lain juga?” Ilham mencoba mengingat pemilik rumah itu yang ia kenal.

“Ia sepertinya sebaya dengan kita, walau badan dia dulu lebih kecil si. Siapa si ya namanya? ada S S nya gitu sepertinya” dengan tatapan seperti akan menebak, Lintar memikirkan nama anak perempuan yang hilang dari ingatannya tersebut.

“Yaudah deh gua duluan ya, lu juga udah sampe dirumah” Ilham menyudahi obrolan mereka malam itu.

“Woi, besok nebeng yaaaaa!” si Burjo berteriak. Ilham hanya mengangguk.

-----OoO-----

“Tadi dapat nilai apa presentasinya?” Ilham memecah keheningan di antara keduanya.

“Ah bodo amat, gua disuruh ulang sama bu Lidya” jawab Lintar santai, emang dia
sungguh tak peduli dengan tugas sekolahnya. Tak heran jika Ilham sering membantu temannya itu.

“Suruh Ibu mampir dulu ke rumah, katanya mau buat bakso” Lintar teringat pesan ibunya
tadi pagi untuk membawa Ilham makan bakso di rumahnya.

“Oke deeh, salin baju dulu tapi takut Nyonya besar nyariin”

“Udah, langsung aja lagian nanti Ibu pasti SMS Mama lo, gua abis beli PS kemaren ayo
main. Bosen rental mulu di Bang Acit” ajak Lintar

Mereka tiba di rumah Lintar, namun betapa terkejutnya mereka melihat banyak mobil polisi terparkir di rumahnya. Tidak, tidak lebih tepatnya rumah yang sudah lama tak ditempati itu. Deru sepatu mereka kini terdengar lantang, penasaran apa yang terjadi di rumah itu mereka pun berlari

“Jangan mendekat, ini kasus pembunuhan” ucap polisi sambil menghalangi jalan Lintar dan Ilham yang berusaha mendekat ke rumah itu, mereka ingin memahami situasinya,

“Ha?! Pembunuhan?” keduanya tersontak, Lintar menganga tidak percaya, namun berbeda dengan Ilham. Ia berlari menuju arah rumahnya.

“Ilham jangan lari woi, kenapa? Ilham! Ilham!” Jeritan Lintar ia abaikan, langkahnya kini semakin cepat, hingga membawa debu akibat hentakan kakinya. Ia pulang ke rumah, sepertinya
hendak mencari sesuatu, mungkinkah ‘barang’ itu?

Dengan nafas yang terengah dengan kotak kayu dan boneka panda di tangannya. Ia berusaha mencari seseorang. Ya! anak perempuan itu! Matanya tertuju pada seorang perempuan, tatapannya sendu sepertinya ia banyak menangis akhir-akhir ini. Ia menarik perempuan itu dari keramaian polisi. Tentu saja perempuan itu melawan, namun akhirnya ia mengikuti Ilham.

“Pasti ini yang kamu cari” membawanya ke tempat yang lebih aman, Ilham pun memberikan barang yang ia bawa tadi. Perempuan itu terduduk, seketika tangisnya pecah. Ilham kebingungan.

“Loh?! loh? jangan nangis nanti dikira saya ngapa-ngapain lagi. Jangan nangis, ini saya gatau barangnya apa tapi waktu 10 tahun lalu pas hari dimana rumah kamu kosong, saya iseng masuk ke halaman karena mau ajak kamu main. Kamu belum punya teman waktu itu, saya melihat kamu duduk sendiri di depan halaman dengan boneka itu. Tapi ternyata di hari itu, rumah kamu kosong, saya menemukan boneka itu dan kotak kayu di belakang rumah. Maaf kalau saya lancang.” Ilham menjelaskan semuanya, ia khawatir orang-orang mengira ada hal aneh jika mendengar suara perempuan menangis.

“Terima kasih! Terima kasih, kamu menyelamatkan ibu saya. Sebenarnya 10 tahun lalu ayah saya mencoba menutupi kematian kakak saya dengan membuat ibu saya dipenjara karena difitnah. Ia memalsukan bukti dan menyembunyikan bukti aslinya di kotak ini. Hingga saya harus tinggal bersama pembunuh itu, ia juga mencoba membunuh saya. Tapi saya berhasil melaporkan ini ke polisi, saya curiga bahwa sebenarnya mungkin kakak saya pun tidak dibunuh ibu saya, tetapi dia. Semenjak saat itu, ia sering kembali ke rumah ini. Mungkin untuk mencari kotak ini. Tapi kamu menyimpannya, saya sangat berterima kasih. Kini saya bisa membebaskan ibu saya” tangisnya semakin terisak, Ilham berdiri kaku dihadapan perempuan itu. Ia tak menyangka akan setragis ini. Kotak yang ia temukan di halaman belakang rumah perempuan itu ternyata barang bukti pembunuhan.

“Saya harus memberikan ini kepada polisi” perempuan itu bangkit dan menghapus air matanya.

“Tunggu, saya belum tahu namamu” Ilham terbebas dari lamunannya

“Shakila, nama saya Shakila. Sepertinya kita sebaya, terima kasih sudah mengajakku bermain hari itu, bahkan aku tidak pamit dengan cara yang benar. Tapi kamu menyelamatkan saya dan juga ibu.” ternyata ia Shakila, teman kecil Ilham dan juga Lintar. Meski tak lama, mereka pernah berteman. “Maaf saya harus buru-buru menyampaikan ini.” ia berlari menuju rumah lamanya dulu.

“Semoga semua urusanmu lancar” Ilham berkata dalam hati

-----OoO------

Pagi ini hari Rabu, tetapi Ilham tak berangkat sekolah karena libur nasional. Tak biasanya ia membaca Koran yang tergeletak di halaman depan rumahnya. Pasti loper Koran baru mengantarnya pagi ini. Ia pun melihat headline berita dikoran itu.

“Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ayah kepada anaknya 10 tahun lalu. Meski hal ini baru terungkap sekarang, namun hal itu menjadi angin segar bagi tersangka TA, yang sempat ditahan karena pemalsuan bukti”

”Syukurlah, urusanmu berjalan lancar Shakila” ia berkata lega

“Siapa Shakila?” tanya Rena, adik Ilham

“Ih bikin kaget aja heran!”

“Ye sewot amat, itu ditungguin kak Lintar, diajakin main sepeda tuh.”

“Ayo cepetan main, Roni ngajak balapan di lapangan.” Seorang laki-laki dengan sepedanya menunggu Ilham di depan gerbang, siapa lagi kalau bukan Burjo.

“Ayo cepetan” Ilham mengeluarkan sepedanya dari gerbang rumah. Mereka pun mengayuh sepeda dengan mantab ke lapangan pagi itu.

“Namanya Shakila.” tiba-tiba Ilham menghentikan sepedanya.

“Hah? Siapa?” Lintar tak paham perkataannya

“Yang nanyaaa HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA” Ilham segera mengayuh kencang sepedanya setelah menjahili Lintar.

“Wah kena tipu gue, woi jangan kabur lo!” Selesai sudah rasa penasaran Ilham tentang siapa perempuan itu, kini ia tak harus lagi menyimpan kotak yang sempat akan dibuang Mamanya karena membuat sempit lemari di ruang tamu. Semoga kita bisa berteman lagi, Shakila.
bukti

Karya : Rahma Gusti Amelia S
Email : rahmagustiamelia7@gmail.com
Instagram : @rahmaaism
Twitter : @itsrahmaaaaa

Jika kalian menyukai cerpen ini, silakan share cerpen ini keteman-teman kalian.

Punya cerpen? Ingin di publish di gangkutu? Silakan kirimkan ke email berikut: tegarprawijaya@gmail.com

5 Tempat Terbaik Makan Sate Terenak di Jakarta

December 09, 2018

Pencinta kuliner Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya sate. Kuliner khas daerah jawa ini memang menjadi salah satu makanan terenak di dunia.

Sate tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat Indonesia saja, banyak pula turis mancanegara yang datang ke Indonesia untuk berlibur serta mencicipi kuliner tersebut. Sate di Indonesia memiliki jenis daging yang beragam, namun yang paling popular adalah sate daging kambing, daging ayam, dan daging sapi yang tentunya memiliki citarasa yang berbeda-beda.

Sate memang terkenal dengan rasanya yang unik, daging yang dipotong kecil dan ditusuk pada batang kayu kecil yang kemudian di panggang memberikan rasa yang gurih di lidah.

Salah satu daerah yang memiliki ragam kuliner sate adalah Jakarta. Walaupun sebagai ibukota negara, Jakarta mampu menjadi tempat berburu kuliner yang tepat, termasuk berburu sate enak. Jadi bagi anda yang berada di Jakarta ataupun berlibur ke sana, tidak ada salahnya untuk mencicipi sate terenak di Jakarta berikut ini.

1. Sate Barokah, Jakarta Selatan
sate barokah

Salah satu tempat yang menjual sate terenak terletak di daerah Jakarta Selatan. Bagi anda orang Jakarta Selatan mungkin sudah pernah mendengar sate yang satu ini. Rasanya memang pas sekali, ada rasa manis dan gurih yang bercampur jadi satu. Apalagi potongan dagingnya yang besar dengan kuah kacang yang kental membuatnya memiliki rasa yang nikmat. Rasa manisnya sangat pas, dengan tambahan lontong yang kenyal dan memiliki aroma khas yang nikmat.

Karena lokasinya sendiri ada di Daerah pasar santa, Jl. Wolter Monginsidi sehingga orang-orang menyebut sate barokah ini sebagai Sate santa. Ada banyak jenis sate yang bisa anda coba, mulai dari sate kulit ayam, sate telur, hingga sate ayam tanpa atau dengan lemak yang dibuka setiap hari jam 3 sore hingga 11 malam.

2. Sate Apjay, Jakarta Selatan
sate apjay

Penggemar sate khususnya harus mencoba sate yang satu ini. Dengan banyaknya orang yang memuji rasa dari sate apjay menjadi bukti seberapa nikmatnya sate ini. Daging tidak terlalu tebal dan juga tipis sehingga rasanya sangat pas ketika dimakan.

Sate Apjay ini berada di Jalan panglima polim IX, Jakarta Selatan yang dibuka dari jam 5 sore hingga jam 1 dini hari. Jika kebetulan sedang lewat, tidak ada salahnya untuk makan sate Apjay yang ada disebelah Apotik Jaya (Apjay). Karena hal itu pula satenya diberi nama Sate Apjay oleh masyarakat setempat.

3. Sate Padang Ajo Ramon, Jakarta Selatan
sate padang ajo ramon
image: getlostmagz.com

Masih berada di Jakarta Selatan, ternyata ada juga masakan khas Minang yang wajib anda coba ketika berada di Jakarta. Sate yang satu ini sangat terkenal dikalangan pecinta kuliner. Bagaimana tidak, terdapat sekitar 8 cabang yang ada sehingga cukup mudah untuk menemukan Sate Padang Ajo Ramon ini.

Lalu apa sih yang membuat sate Padang Ajo Ramon sangat terkenal? Ternyata bumbunya yang kental dan pedas membuatnya terasa pas di lidah. Potongan sate lidahnya juga besar-besar sehingga memuaskan anda yang sedang ingin makan sate dalam porsi banyak.

4. Sate Pertamina, Jakarta Selatan
sate pertamina
image: ceritakuliner.blogspot.com

Lagi-lagi sate enak ada di Jakarta Selatan, di depan Rumah Sakit Pusat Pertamina ada yang menyediakan sate ayam dan sate kambing dengan rasa yang enak. Tepatnya ada di Jl. Kyai Maja No. 21, Jakarta Selatan terdapat gerai sate yang biasa disebut dengan Sate Pertamina.

Sate yang satu ini diselipkan kulit disetiap tusuk sate ayamnya yang membuatnya terasa begitu nikmat ketika dimakan. Anda yang ingin makan sate Pertamina bisa datang dari jam 3 sore hingga 10 malam.

5. Sate Taichan Bang Ocit, Jakarta Pusat
sate taichan
image: iradiofm.com

Masih di Jakarta Pusat, anda bisa menemukan Sate Taichan Bang Ocit yang rasanya begitu menggugah selera. Ada rasa pedas, asam, dan asin yang membuatnya begitu nikmat pastinya, apalagi ada tambahan lontong yang membuat anda kenyang.

Setiap tusuknya terndiri dari potongan daging dan kulit ayam yang membuat anda pasti rela untuk antri makanan yang satu ini. Warung sate Taichan Bang Ocit terletak di Jalan Asia Afrika, Gelora Jakarta pusat. Biasanya dibuka pada jam 9 malam, jadi coba saja untuk mengunjunginya ya.

Itulah 5 sate terenak yang ada di Jakarta, kalau anda punya rekomendasi makanan yang enak bisa tinggalkan pesan dibawah ini melalui kolom komentar.