5 Hal yang Sering Orang Kaya Lakukan, Tapi Anda Tidak

Share:
Menjadi kaya adalah hal yang sangat diidam-idamkan oleh semua orang. Alasannya karena manusia adalah mahkluk yang tidak pernah puas. Dengan banyaknya uang, setiap orang dapat dengan mudah melakukan apa yang mereka inginkan. Misalnya travelling ke berbagai tempat dan mencicipi hidangan khas dari daerah tertentu.

Contoh kecil tersebut adalah gambaran tentang aktivitas-aktivitas yang sering dilakukan oleh orang kaya. Mungkin kita berpikir, hal tersebutlah yang sering dilakukan oleh mereka (orang kaya). Tetapi sebenarnya tidak, itu hanyalah bukti bahwa kerja keras pasti akan membuahkan hasil. Ada hal lain yang sering mereka lakukan dan mungkin anda tidak melakukannya. Tetapi sebelum itu, mari kita simak bahasan sederhana tentang pengambilan keputusan.


Mari kita ibaratkan seperti ini, ada dua orang yang tersesat dihutan. Dua orang tersebut tau bahwa ada dua pilihan, yang pertama berdiam diri dan menunggu pertolongan dan yang kedua mencari jalan keluar dengan kemungkinan tersesat lebih dalam.

Orang pertama memilih untuk berdiam diri dan menunggu pertolongan, ketimbang ia mencari jalan keluar. Alasan karena ia berpikir akan ada dua kemungkian, yaitu tersesat lebih jauh kedalam atau berhasil keluar.

Sedangkan orang kedua memilih untuk mencari jalan keluar dengan kemungkinan tersesat lebih dalam. Ia berani melakukannya dengan risiko yang amat besar. Tetapi dengan kerja kerasnya, ia berhasil menemukan jalan keluar.

Disinilah yang membedakan anda dengan orang kaya. Mengambil keputusan dengan berbagai macam kemungkinan yang dapat menghancurkannya. Maka dari itu, mulai sekarang bangunlah dan cari jalan keluar anda sendiri.

Selain itu, perlu anda ketahui bahwa travelling dan berburu kuliner bukanlah perilaku yang mencerminkan orang kaya, lebih tepatnya hal itu mencerminkan masyarakat modern.

Baca Juga: Tak Perlu Takut Jomblo, Produk Buatan Jepang Ini Mampu Mengurangi Kesedihan Anda

Lima hal berikut ini akan memberikan gambaran tentang bagaimana seharusnya anda menilai perilaku sebenarnya dari orang kaya. Melakukan hal-hal yang mungkin belum pernah anda lakukan sebelumnya. Lalu hal-hal apasaja dan seperti apa itu, berikut ulasannya.

Membeli Barang Bekas

Siapa bilang orang kaya tidak membeli barang bekas. Tidak semua barang bekas itu jelek kualitasnya. Apabila kita kreatif barang bekas bisa menjadi sesuatu hal yang menguntungkan.

Contohnya mobil antik, bukankah kita cukup sering melihat orang kaya mengoleksi mobil antik ketimbang mobil baru dengan brand terkenal. Mengapa demikian? Mungkin mobil antik lebih murah daripada mobil baru dengan brand terkenal. Selain itu, dengan membeli mobil antik tersebut dapat menghemat uang dan menyimpannya untuk keperluan di masa depan. Bahkan kita juga bisa menjualnya lagi ke orang lain dengan harga yang lebih mahal.

Selain itu, bisnis barang bekas juga cukup menguntungkan. Dengan membeli barang bekas dan sedikit kreativitas, usaha sudah dapat dijalankan.

Contohnya Pak Usman dengan produk olahan ban bekas. Ia membuat kursi dengan membeli ban bekas dalam jumlah banyak dan harga yang sangat murah. Dengan kreativitas yang ia miliki ia mampu mengolahnya menjadi kursi yang cukup bernilai dan memberikan keuntungan yang sangat besar baginya. Untuk berita lebih lanjut tentang Pak Usman, anda bisa mencari sendiri informasinya di google atau dengan link berikut ini.

Baca Juga: Penuh Kreatifitas Olah Ban Bekas, Pria Ini Mampu Raup Untung Puluhan Juta Tiap Bulannya

Membeli Barang Jangka Panjang

Lebih baik membeli sepatu seharga 300 ribu yang bertahan selama tiga tahun dari pada membeli sepatu seharga 100 ribu yang bertahan selama setahun tetapi membutuhkan tiga kali jalan ke toko sepatu. Jika anda tidak sependapat dengan itu, rubahlah cara berpikir anda dalam menentukan pilihan, karena memang begitulah seharusnya

Mungkin kita berpikir orang kaya hanya membeli barang dengan brand terkenal dengan harga yang tinggi saja. Sebenarnya tidak, orang kaya mementingkan kebutuhan jangka panjang dalam hidupnya. Membeli barang dengan brand terkenal tanpa memerhatikan harga dan jangka waktu penggunaannya hanya dilakukan oleh masyarakat modern.

Baca Juga: Ini 7 Tempat dengan Keajaiban Airnya yang Berwarna Pink

Berhemat
berhemat untuk mendapatkan kekayaan
image: https://www.dumblittleman.com/

Saya yakin tidak akan ada yang bisa menyangkal pernyataan ini, semua tau bahwa peribahasa mengatakan "Hemat Pangkal Kaya". Dengan lebih berhati-hati dalam membeli barang dan mempertimbangknnya, uang akan dapat tersimpan. Tidak ada yang tau kapan uang benar-benat dibutuhkan. Dengan berhemat dan menabung, kebutuhan yang tidak terduka tersebut dapat diatasi dengan mudah.

Baca Juga: Foto Langka Ini Diambil Sehari Sebelum Kapal Titanic Berlayar

Jangan Terlihat Kaya

Lagi-lagi gaya hidup yang berperan disini, semakin anda mengakui bahwa anda adalah seorang yang kaya. Maka anda hanya akan menghabiskan uang anda tanpa tau manfaatnya. Maksud dari "jangan terlihat kaya" adalah buang jauh-jauh gaya hidup mewah anda. Lebih baik terlihat hidup sederhana dengan cukup uang daripada terlihat mewah dengan banyak hutang.

Bersedekah
kaya harta kaya hati

Mungkin banyak orang yang keliru antara hemat dan pelit. Mudahnya seperti ini, orang kaya akan berpikir panjang dalam menentukan banyaknya uang yang keluar saat membeli, tetapi tidak saat memberi. Maksudnya adalah bersedekah. Tidak ada ceritanya orang jatuh miskin karena bersedekah. Yang ada hanya bertambah kekayaannya, apabila ia bersedekah dan membantu sesamanya.

Selain itu, bersedekah juga menandakan bahwa selain orang tersebut kaya harta, orang itu juga kaya hati. Maka untuk menjadi orang kaya yang seutuhnya, anda juga harus bersedekah.

Baca Juga: 6 Gedung Pencakar Langit Ini Kosong dan Terbengkalai

Itulah hal-hal yang sering dilakukan oleh orang kaya yang membuatnya benar-benar kaya. Kekayaan tidak ternilai oleh seberapa banyak uang, tetapi kekayaan bisa berupa akhlak. Jika anda belum melakukan ke-5 hal tersebut, mulai sekarang cobalah untuk melakukannya. Dengan begitu anda akan menjadi orang yang kaya seutuhnya. Tidak sombong, berakhlak, dan sederhana.

5 comments:

  1. Poin nomor 3 itu penting banget, berhemat. Mengontrol diri agar tidak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang kurang penting.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget bang Marikxon, berhemat itu penting untuk kesehatan keuangan

      Delete
  2. Hahahahha, terima kasih gan sudah mengingatkan melalui artikel unik ini. Jujur saja saya tersinggung tapi juga terinspirasi 😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkw ada yang tersinggung nih, semoga bermanfaat ya gan

      Delete
  3. wah bagus buat referensi saya nih

    ReplyDelete